Djumadil Akhir
Ikhtisar/اختصار
Buleun Khanduri Boh Kayee merupakan tradisi masyarakat Aceh yang berakar dari rasa syukur atas hasil alam, khususnya buah-buahan, yang telah berlangsung sejak masa kerajaan Islam di Aceh. Tradisi ini diwujudkan melalui kenduri bersama dengan membawa hasil kebun, dilengkapi doa dan kebersamaan di meunasah atau ruang terbuka, yang mencerminkan nilai religius, sosial, dan budaya seperti syukur kepada Allah, solidaritas, keikhlasan, serta keharmonisan dengan alam. Seiring perkembangan zaman, Khanduri Boh Kayee tidak hanya dipertahankan sebagai adat, tetapi juga berkembang menjadi kegiatan budaya yang melibatkan seni, generasi muda, dan bahkan berpotensi sebagai daya tarik wisata, sehingga tetap relevan sebagai identitas budaya Aceh yang perlu dilestarikan.